Kamis, 21 Agustus 2025

4.Sistem ekskresi

 Sistem ekskresi adalah sistem tubuh yang berfungsi mengeluarkan zat sisa metabolisme dan racun dari dalam tubuh agar tidak menumpuk dan menyebabkan masalah kesehatan. Organ utama dalam sistem ekskresi manusia meliputi ginjal, yang membuang urea melalui urine; hati, yang mendetoksifikasi racun dan menghasilkan urea; paru-paru, yang mengeluarkan karbon dioksida dan uap air; serta kulit, yang mengeluarkan keringat mengandung garam, urea, dan air. 

Organ-Organ Sistem Ekskresi dan Fungsinya

Ginjal (Ren):

Berfungsi menyaring darah untuk menghilangkan limbah nitrogen seperti urea, garam, dan kelebihan air, yang kemudian dikeluarkan sebagai urine. 

Hati (Hepar):

Melakukan detoksifikasi senyawa beracun dan menghasilkan amonia, urea, serta asam urat yang akan diekskresikan. 

Paru-paru:

Mengeluarkan karbon dioksida (CO2) dan uap air (H2O) sebagai hasil dari proses respirasi. 

Kulit:

Mengeluarkan keringat melalui pori-pori, yang mengandung air, garam, urea, amonia, dan asam urat. 

Zat yang Dikeluarkan oleh Sistem Ekskresi 

Karbondioksida (CO2): Dikeluarkan oleh paru-paru dari metabolisme.

Urea: Hasil metabolisme protein, dikeluarkan oleh ginjal dan kulit.

Uap Air (H2O): Dikeluarkan melalui paru-paru dan kulit (keringat).

Garam dan Ion: Dikeluarkan dalam keringat oleh kulit.

Senyawa Racun: Seperti amonia dan asam urat, yang didetoksifikasi hati dan kemudian dikeluarkan.





0 komentar:

Posting Komentar

 
Elyda Fauziah Wibowo Blogger Template by Ipietoon Blogger Template