Senin, 28 Juli 2025

biodata VIII G

 <div style="position: relative; width: 100%; height: 0; padding-top: 56.2500%;

 padding-bottom: 0; box-shadow: 0 2px 8px 0 rgba(63,69,81,0.16); margin-top: 1.6em; margin-bottom: 0.9em; overflow: hidden;

 border-radius: 8px; will-change: transform;">

  <iframe loading="lazy" style="position: absolute; width: 100%; height: 100%; top: 0; left: 0; border: none; padding: 0;margin: 0;"

    src="https://www.canva.com/design/DAGugYfbL4s/ehWphafD0H4pVghm1uQ-6Q/view?embed" allowfullscreen="allowfullscreen" allow="fullscreen">

  </iframe>

</div>

<a href="https:&#x2F;&#x2F;www.canva.com&#x2F;design&#x2F;DAGugYfbL4s&#x2F;ehWphafD0H4pVghm1uQ-6Q&#x2F;view?utm_content=DAGugYfbL4s&amp;utm_campaign=designshare&amp;utm_medium=embeds&amp;utm_source=link" target="_blank" rel="noopener">Biodata Kelas 8G</a> by Kelas 8G

Mikroskop


 Bagian-bagian Mikroskop dan Fungsinya:

Lensa Okuler: Memperbesar bayangan yang dibentuk oleh lensa objektif, sehingga objek terlihat lebih jelas dan besar. 

Lensa Objektif: Membentuk bayangan pertama dari objek yang diamati, biasanya memiliki beberapa pilihan perbesaran (4x, 10x, 40x).

Tabung Mikroskop (Tubus): Menghubungkan lensa okuler dan lensa objektif, serta membantu dalam mengatur fokus mikroskop. 

Revolver: Bagian yang dapat diputar untuk mengganti lensa objektif, memungkinkan perubahan perbesaran dengan mudah. 

Makrometer (Pemutar Kasar): Menyesuaikan fokus mikroskop secara kasar, menaikkan atau menurunkan tabung mikroskop dengan cepat. 

Mikrometer (Pemutar Halus): Menyesuaikan fokus mikroskop secara halus, menaikkan atau menurunkan tabung mikroskop dengan perlahan untuk mendapatkan gambar yang lebih tajam. 

Kaki: Memberikan stabilitas pada mikroskop. 

Lengan: Tempat memegang mikroskop saat akan dipindahkan.
 
Meja Preparat: Tempat meletakkan objek yang akan diamati. 

Penjepit Objek Glass: Menjepit objek glass agar tidak bergeser saat pengamatan. 

Kondensor: Mengumpulkan dan memfokuskan cahaya pada objek, membantu meningkatkan kualitas gambar.
 
Diafragma: Mengatur intensitas cahaya yang masuk ke mikroskop, memungkinkan pengamatan objek dengan kontras yang lebih baik. 

Reflektor (Cermin): Memantulkan cahaya dari sumber cahaya ke objek yang diamati, membantu penerangan objek. 

Sendi Inklinasi: Memungkinkan mikroskop dimiringkan untuk memudahkan pengamatan. 


poster sel tumbuhan

Poster Biologi Sel Tanaman Organik Natural Hijau dan Peach oleh elyda fauziah W

Kamis, 24 Juli 2025

4.Sel hewan

 

Sel hewan

Pengertian Sel Hewan
Sel hewan adalah organel terkecil dengan selaput tipis yang membungkus larutan koloid di dalamnya, mengandung berbagai senyawa kimia penting. Sel hewan dapat membelah dan memperbanyak diri, yang merupakan dasar bagi pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh. Sel ini memiliki kemampuan menduplikasi diri melalui proses pembelahan, yang memungkinkan pertumbuhan dan pemeliharaan kehidupan.

Di dalam sel hewan, terdapat senyawa-senyawa esensial seperti karbohidrat dan lipid. Karbohidrat berperan dalam proses pembelahan dan fotosintesis, sementara lipid berfungsi sebagai cadangan energi dalam bentuk lemak dan minyak. Protein juga memainkan peran penting dalam metabolisme sel, dan asam nukleat berfungsi dalam sintesis protein.


sumber:
teks:UMSUhttps://umsu.ac.id
gambar:google

3.Sel tumbuhan

Sel tumbuhan


adalah sel yang menyusun fungsi kerja dari seluruh fungsi kehidupan tumbuhan. Peran sel tumbuhan adalah memulai pertumbuhan awal, menyerap makanan, hingga menghasilkan buah. Sel tumbuhan memiliki dinding sel yang terbuat dari selulosa. Dinding sel sangat tipis saat selulosa masih berusia muda, sedangkan dinding sel menebal saat selulosa semakin tua. Sel tumbuhan ini yang membuat tumbuhan muda sangat lunak, sedangkan tumbuhan tua sangat keras.



 sumber
teks:wikipedia
gambar:google

Selasa, 22 Juli 2025

2. Struktur sel

 


Struktur dan Fungsi Sel Hewan
Secara umum, sel hewan memiliki struktur yang mirip dengan sel tumbuhan, baik dari segi tipe enzim maupun bahan genetik. Berikut adalah beberapa organel utama dalam sel hewan beserta fungsinya:

1.Membran Sel
Membran sel adalah membran semipermeabel yang mengelilingi dan membungkus isi sel. Membran ini terbuat dari lipoprotein yang terdiri dari lemak dan protein, berfungsi mengatur keluar masuknya nutrisi dan mineral. Selain itu, membran sel juga berperan dalam proses adhesi sel, konduktivitas ionik, dan persinyalan sel.

2.Sitoplasma
Sitoplasma adalah bagian sel berupa cairan koloid yang berfungsi sebagai tempat berlangsungnya reaksi biokimia dan metabolisme sel. Sitoplasma mengandung berbagai organel dan komponen seperti enzim, ion, dan protein yang esensial bagi kehidupan sel.

3.Retikulum Endoplasma
Retikulum endoplasma adalah jaringan membran yang berfungsi dalam sintesis protein dan pengangkutan lipid. Terdapat dua jenis retikulum endoplasma, yaitu kasar (berikatan dengan ribosom) dan halus (tidak berikatan dengan ribosom).

4.Mitokondria
Mitokondria adalah organel yang berfungsi sebagai “powerhouse” sel, menghasilkan energi dalam bentuk ATP melalui proses respirasi seluler. Mitokondria memiliki dua membran berlekuk yang memungkinkan terjadinya metabolisme energi.

5.Mikrofilamen
Mikrofilamen adalah bagian dari sitoskeleton yang membantu menjaga bentuk sel dan memungkinkan pergerakan sel. Mereka terdiri dari protein aktin dan miosin yang berperan dalam kontraksi otot dan gerak ameboid.

6.Lisosom
Lisosom adalah kantong yang mengandung enzim hidrolitik untuk mencerna materi intraseluler dan menghancurkan organel yang rusak. Lisosom berperan penting dalam proses pencernaan seluler.

7.Peroksisom
Peroksisom adalah organel yang mengandung enzim katalase untuk memecah peroksida beracun dan mengubah lemak menjadi karbohidrat. Mereka sering ditemukan di sel hati dan ginjal.

8.Ribosom
Ribosom adalah organel kecil yang bertanggung jawab untuk sintesis protein. Ribosom menerjemahkan RNA menjadi rantai polipeptida, membentuk protein esensial untuk fungsi seluler.

9.Sentriol
Sentriol adalah struktur berbentuk tabung yang berperan dalam pembelahan sel dan pembentukan silia serta flagela. Sentriol membantu dalam pembentukan benang spindel selama mitosis.

10.Mikrotubulus
Mikrotubulus adalah struktur silindris panjang yang memberikan dukungan struktural dan memungkinkan pergerakan organel dalam sel. Mereka juga berfungsi dalam pembentukan silia dan flagela.

11.Badan Golgi
Badan Golgi adalah organel yang berperan dalam pemrosesan dan pengemasan protein serta lipid untuk diekskresikan dari sel. Organel ini juga terlibat dalam pembentukan lisosom.

12.Nukleus
Nukleus adalah pusat kendali sel yang mengatur aktivitas sel dan menyimpan materi genetik dalam bentuk DNA. Nukleus mengatur proses metabolisme dan pembelahan sel.

13.Nukleolus
Nukleolus adalah struktur dalam nukleus yang berperan dalam sintesis ribosom. Nukleolus membantu dalam pembentukan RNA ribosom dan perakitan subunit ribosom.

14.Nukleoplasma
Nukleoplasma adalah cairan dalam nukleus yang mengandung serat kromatin dan berperan dalam pembentukan kromosom. Nukleoplasma menyediakan lingkungan untuk replikasi DNA dan sintesis RNA.

Sumber:UMSUhttps://umsu.ac.id

1.Pengertian sel


 

Sel hewan

Sel hewan adalah nama umum untuk sel eukariotik yang menyusun jaringan hewan. Sel hewan berbeda dari sel eukariotik lain, seperti sel tumbuhan, karena mereka tidak memiliki dinding sel, dan kloroplas, dan biasanya mereka memiliki vakuola yang lebih kecil, bahkan tidak ada.

Sumber: 

Wikipedia


Senin, 21 Juli 2025

Biodataku

Nama: Elyda Fauziah Wibowo 

Kelas:VIII G

NO:11

Alamat:kepek II,Wonosari,Gunungkidul

Hobi : dirumah(makan),diluar rumah (basket,main,jajan)

Kesan dan pesan:

Aku bersekolah di SMP N 1 Wonosari.Disini aku memiliki banyak teman dan semuanya menyenangkan.Aku harap di sekolah ini aku semakin menjadi anak yang baik,cerdas,beradab,beretika,dan semakin berprestasi.

Itu dia tentang ku,tidak banyak tapi sudah cukup untukku.Terimakasih




 
Elyda Fauziah Wibowo Blogger Template by Ipietoon Blogger Template